CInta Semu Dalam SAngkar ilusi

Created 22 maret 2011 08.03 WIB

ini adalah sebuah kisah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama atau tempat, saya mohon maaf yach

Juli
adek.. begitulah kebiasaanku memangggil diriku
Adek mengenalnya 2 tahun yang lalu, Juli tepatnya. status qt yang single memberikan kesempatan besar bagi temen2 untuk menjodoh2kan qta berdua.

Wlopun penolakan tak perna hentinya qta lakukan tp mereka tak pernah pupus menjodohkan. Yang ada dalam benakaq adalah “aku tak kan berpaling padanya”

October

Hero day adalah acara pertama yang ia tangani di kantor qta. Terlihat banyak kebingungan di matanya saat mengkoordinasi acara tersebut. Selain sebagai karyawan baru yang belum tau seluk beluk kantor, ia juga tak seberapa mengenal banyak teman2 ceraca dekat.
Dia mendekatiku disaat adek baru saja menyelesaikan tugas. Dia minta saranq. Adek beri tahu semampu adek. Yach akhirnya dia tunjuk adek sebagai sekretaris. Namun, permintaan tu tak pernah adek lakukan karna adek minta dia melakukan proseduralnya yang benar tapi tak ia lakukan. “ku beri tahu caranya, harusnya seperti ini seperti itu, klo ga mau mengikuti prosedur, jangan memintaku tuk melakukannya”
Sampai berhari-hari adek biarkan perang dingin mengalir.

Adek tau dia sangat membenciq saat tu, q liat dari sorot matanya yang penuh dendam.
ach..bodoh amat. Mang gue pikirin, mang sapa dia. Egois, masa bodo, don’t know don’t care yang apatis dan ga penting banget memikirkan orang lain, yang penting q da melakukan tugasq dengan baik dan tidak merugikan orang lain. Itulah prisipq dalam menjalani hidupq.


November

Issu perjodohan tu sampai terdengar di area pimpinan. Dia dihadapkan dengan pimpinan dan disidang panjang x tinggi masalah perjodohan tersebut.
Kalo perjodohan itu menyangkut nama kita berdua, kenapa yang disidang hanyalah dia? Harusnya adek turus serta kan?
Biasalah, dia kan karyawan kesayangan pimpinan hehehhe…..:-p

Di bawah gerimis hujan, dia menyatakan kesediaannya mengantarkan q pulang atas permintaan seniorq.
“maaf ya atas issu yang beredar tentang kita, sampai-sampai pihak pimpinan menyidangq” dia utarakan kata itu saat perjalanan pulang.

Lach… macam mana pula ni. Issu tu kan dibangun olrh temen2, kok dia yang meminta maaf si. Cowok aneh.
Sori yach waluapun issu tu berkembang sangat keren, tp mas Adhi adalah segalanya. So, adek tak kan pernah terpengaruh.
Tapi, walaupun mas Adhi adalah segalanya, Januari 2010 adek harus merelakan kepergiannya karna tak pernah mengantongi resu dari ortu.


Maret

Raker adalah sebuah acara besar yang menyedot semuanya dari pikiran, sampai tenaga. Lagi-lagi perjodohan. Teman2 tak pernah kehabisan cara tuk menjodohkan kita. Kita mempertemukan dalam satu devisi yang sama. Dan sebuah keharusan bagi kita tuk berinteraksi lebih sering, bahkan diluar jam kantor sekalipun kita masih sempatkan membahasnya.
Dari seringnya interaksi tersebut, sedikit demi sedikit, adek mulai mengenalnya, dia adalah sosok pribadi yang seperti apa adek mulai tau. Sering kali analisisq tentangnya tak pernah meleset. Kebanyakan orang akan memiliki perasaan yang berbeda jika terlalu sering berinteraksi, walaupun hanya sekedar teman biasa. Namun, sering kali adek menepis pemikiran itu, adek tak kan pernah menyukainya coz adek tahu betul pribadinya yang mungkin ga akan mach dengan adek.

Tp entah setan apa yang merasuki.. hari demi hari tanpa sadar adek mulai memperhatikanya, kebiasaanya, kesukaannya, tingkahnya.
Sampai suatu saat adek menerima ajakan dinnernya. Berawal dari sharing masalah di kantor, masalah kuliah, organisasi, religi sampai adek bisa membuatnya menjadi sosok yang terbuka. Sebenarnya dia adalah sosok yang tertutup.

Beberapa masalah pribadipun akhirnya qt share kan bareng dan mencari solusi terbaik.

Sampai akhirnya adek terbiasa dengan perhatiannya, keberadannya yang meluangkan waktunya walo hanya untuk menemaniq menangis karna sebuah masalah.


Juni

Q menyadari ada perasaan yang berbeda. Adek hilangkan semua gengsi tuk mengutarakannya… sebuah keberanian yang patut diacungi jempol bwt adek.
Adek tanyakan “adakah perasaanq tersamput?” Tp, apa yang q dengar “biarlah hanya q yang tau perasaanq. Bukan karna q ga mau, tp q takut kehilangan sahabat terbaikq. Slama ni kau lah sahabat terbaikq.

Ya…Allah, makananq serasa hambar, rasa sakitq memenuhi selurh pembuluh darahq. rasanya ingin teriak, ato sekedar amnesia …
Semalaman air mataq tak pernah bisa terbentung, esoknya, niat hati berangkt kerja tapi apalah daya, mata dan hidung bentol besar kaya ikan mas koki gara-gara kebanyakan nangis.

Butuh waktu 2 minggu untuk membentuk topeng baru. Berusaha tetap senyum simetris.
Dengan berjalannya waktu akhirnya adekpun mulai bisa berteman dengan masalah, so, trobles is friends slalu mengalun disamping telingaq beriringan dengan khizib nashor yang slalu q baca dikala hatiq sedang gunda.

friendship yang dia tawarkan tak perna bisa q tolak, bahkan setiap ada sesuatu tetep bisa q sharekan bersama, adek berusaha melupakan sakit hati yang adek alami dengan persahabatan itu, dia mang mempunyai tabiat yang baik tp mungkin kebaikannya tidak dicaiptakan untuk adek.

Mentari… dengan sebutan itu adek memanggilnya. Entah berawal dari mana sebutan itu muncul (mungkin karna adek sering menggunakan kata kiasan alam kali ya…!! Kebanyakan baca kahlil Gibran si)
Bintang / star / kaukaabn .. begitulah sebutan untuk adek (coo cuitt bukan )

Adek tau betul jika prasaan adek sellu sakit karnanya tp adek tak perna pupus tuk dekat dengannya… Yach si kuput yang tak perna tau pa yang adek rasakan (ato mang ga pengen tau! Lach sapa lu… PD banget)


Juli

Sering kali q tanyakan knapa ga bisa menerimaq, karna persahabatan bukanlah alas an yang valid tuk hal ini, tp yang q dapatkan hanyalah diam seribu bahasa. Hanya kata ”saat q kan memberi tahumu jika hatimu sudah siap.
Hari-hariq adek lalui dengan berbagai perasaan yang berkecamuk dan berusaha membentuk topeng senyum simetris yang tak pernah pupus. Adek ga mau terlihat lemah didepan teman2, so bagaimanapun caranya n bagaimanapun keadaanya harus bisa menjaga tuk tetap ceria, bahkan didepan keluargaq (kecuali mamiq, jujur. Adek ga bisa ngeobohongi mami coz beliau selalu tau, entah mungkin kontak batin qt terlalu kuat).


Agustus

dia ungkapkan sebuah kebanaran yang sangat mengejutkanq “aku uda punya cewek sebelum dekat sama kamu” haaach… bagaikan petir disiang bolong (tapi saat tu malem hari lo) akhirnya tangisq tertumpahkan lagi.

Berusaha menerima kenyataan dan memperbaiki perasaan. Butuh waktu berminggu-mingggu tuk menyembuhkannya. Tp begonia adek, da tau dia da punya cewek tp mash aj mau diajak keluar. Saat tu adek berusaha memposisikan diri adek sebagai sahabatnya. Sering kali adek ngomelin dia klo pas qta lekeluar tanpa seizin ceweknya, pa lagi malem minggu slalu bersamaq. n ga kurang2nya adek ingetin dia tuk tlp n baikan jika dia lg marahan.

Awal September

Mami tak pernah berhenti mengkhawatirkanq, anak ragil so perhatian mami terpusat pada anak bontot yang da 24 tahun tp lom terang juga tabir jodohnya. Dengan susah payah memperkenalkan adek ke beberapa anak saudara dan teman, tapi ujung nya selalu menuai kegagalan, bukannya adek cwek pemilih n sok cantik.. bukan… adek hanya masih bimbang, menikah adalah sesuatu yakral dan adek ingin menikah dengan orang yang adek cintai…
Berbagai saran n doa difatwahkan ke adek agar adek cepet dapat jodoh (please dech mom, adek bukan cewek yang ga laku, suatu saat pengeran adek akan dating pada waktu yang tepat dengan cara yang indah : KOTak lyric) q nantikan hal itu, setidaknya adek ga mau menjalin hubungan dengan orang yang ga bener.
Percuma donk selama 24 tahun adek menjaga diri untuk menagih janji Ilahi bahwa “orang baik akan dijodohkan dengan orang yang baik pula” tapi bukan dengan cara grusa-grusu, betul apa betul…?

Mengapa…? N mengapa? Pertanyaan tu slalu terlontar dari bibir sahdunya mami, mengapa q susah sekali memilih calon? Akhirnya, keputusan mami berujung pada “apa kamu sudah punya pacar? Kalo sudah, bawa dia ke rumah, kenalkan ke ortu, mami ga pernah ngelarang kmu pacaran n nyari jodoh sendiri, ya… mungkin kmu juga setidaknya memperhatikan keluarga qt. seperti yang disyaratkan abah. Dia berasal dari keluarga baik-baik. Nasabnya jelas. Bisa baca tahlil” (Subhanallah.. Filosofi baca tahlil ternyata dalem lo ga hanya sekedar baca. Orang yang suka baca tahlil berarti anak yang sholeh, mendoakan ortunya, sholatnya bener n ga pernah ninggalin Qur’an, tau sendiri kan di dalam Tahlil banyak sekali ayat Al Qur’an). Pertanyaan mami membuatq tertegun n hanya bisa meringis..hihihihi :-p, tp hatiq manangis, /mi… q mang ga punya pacar, n ga punya calon yang mami inginkan, tp mi… saat ni q mencintai seseorang yang sesuai dengan keinginan mami, tp sungguh malang anakmu mi… dia tidak diciptakan untuk adek. Dia dapilih jalan hidupnya bersama cewek yang sholihah pula walopun saat ni adek dekat sekali dengannya/.

Sungguh sebenarnya adek bersyukur banget terlahir di keluarga yang dibangun dengan tiang religi dan social yang sangat kuat, yach bisa dibilang hampir 90% dari anggota keluarga tergolong berhasil dalam mengarungi hidup. Dari alasan itu adek g mau ngecewain keluarga, setidaknya adek ga mau suatu saat adek ngerasa minder didepan kakak2, paman or sodara yang lain karna salah pilih. Sungguh suatu beban tersendiri bagi adek wlopun keluarga tak pernah meminta imbalan atau apapun tentang apa yang telah adek peroleh dari keluarga.


October
Satu calon lagi mami sodorkan ke adek. Seribu cara dan alasan adek cintakan tuk menolaknya. Tp, entah mengapa setiap cara dan alas an yang adek utarakan selalu terpental bagaikan pantilan cahaya yang menyilaukan. Apa lagi keikutsertaan peran pak Aji yang tau dan memahami betul tabiat adek walopun beliau ga pernah bertemu adek sebelumnya.
So, al khasil semua anggota keluarga bahu-membahu merayu, membujuk,mengiming2 dll, dsb, dstralalalalala. Tp tetep aja semuanya ga bisa adek terima begitu saja (keras kepala si, begitu kata beberapa orang tentang sifatq). Sampai pada akhirnya, ultimatum mami keluar juga.
‘kalo ga mau diatur, sudah urusi saja dirimu sendiri, nanti kalo ada apa2 jangan pernah minta bantuan keluarga” sambil menangis,
(Subhanallah, mami yang terkenal sebagai sosok kaum hawa paling sabar sejagad raya telah tak kuasa menahan kesabarannya hingga terlontar kata-kata yang membuat hamba yang hina ini merasa bersalah). Abang tersayangqlah yang bisa meluluhkan hati batuq, bandara Juanda sebagai saksi bisu atas kesediaanq. Entah isu apa yang memasuki pikiran setiap keluargaq, apa istimewanya si A? nasab keluargakah? Keluarga yang religikah? Kehormatannya kah? Ato ap? (ya da beberapa alas an itu yang buat hati keluargaq tersihir. Nasab keluarga? Ya memang, berasal dari keluarga yang terpandang n religi) tp…………
Taukah kalian bagaimana perasaanq? Semua berkecamuk, marah, jengkel, sakit hati, kecewa, sampai adek terngkar sama tante gara-gara selalu ikut campur masalah ni.

Dengan berat hati dan kecewa q terima perjodohan itu dengan satu syarat. Pernikahanq q lakukan karna baktiq pada ortu, n q g mau ikutan ngatur segala perlengkapannya.
Pokoknya terima jadi. Impas kan!

Dua hari kemudian pertemuan tu akhirnya terrealisasi jg. (jgn pernah banyangkan wajahq yang seneng, yang ada hanya jutek. Banyangin j, semua hal yang q benci ada di dirinya melekat erat).
Seminggu kemudian, adek ketemu keluarganya, entah apa yang ada dalam pikiran mereka, n seolah ada magnet tersendiri dalam diriq, padahal hari tu q bertingkah dan berpenampilan yang bisa dibilang ga layak tuk di lihat. Aneh bukan?


Taman 19.03 WIB

Q rasakan kehangatannya saat dia ucapkan Selamat Ulang Tahun di hari eklahiran HIjriyahq, 10 Syawal.
Bertemu dengannya adalah pengobat kekesalanq dan kemarahan hatiq, semenit dua menit adek masih bisa menahan, tp akhirnya adek ga sanggup tuk memendam sendiri.
Adek utarakan semua yang tlah memenuhi 90% isi otakq.
Q harapkan respon yang positif darinya, tp hal itu tak q dapatkan, terima aja, ga pa2 kan! Mungkin j tu mang jodoh terbaikmu” tulah yang adek dengar dari setiap kata yang terlontar.
Marah, jengkel rasanya… secara! Ga semudah tu kali, menerima orang yang belum qta kenal sama sekali tuk jadi pendamping hidup qta selamanya. Apa lagi dia tau betul bahwa adek lom bisa berpaling darinya.

Apa si yang sebenarnya ada dalam otaknya? Entahlah, hanya dia sendiri yang tau.
Mungkin, baginya k’ khus adalah segalanya. Tp jika demikian, mengapa dia lebih seneng jalan denganq, bahkan sering kali adek ngeliat mereka tengkar.
Sering kali adek ngingetin dia tuk memperbaiki hubungannya, tp slalu saja adeklah yang jadi pelarian jika dia ada masalah. Mengapa bukan k’ khus jika dia adalah pacar pertamanya. (yach wajar la… blom pernah pacaran n ni yang pertama, so, prinsipnya masih melekat, 1 pacar untuk seumur hidup, yang pertama dan terakhir, mo gimana lagi).
Bikin sebel kan? (coba bayangin klo kamu jadi q, yang ada hanya marah kan! Tp q tak pernah bisa marah ke dia, pa lagi kalo dia lagi butuh bantuanq).


20 September

Q ketik sms untuknya, “besok, keluarganya datang ke rumah, q ikuti saranmu, bukankah ni yang kamu minta”
“itu untuk silaturrohmi atau untuk apa?”
“Sudah siap ta?”

Harusnya bukan kata itu yang muncul dari mulutnya jika slama ini dia lah yang slalu ngedorongq tuk menerimanya. N tau sendiri toh, perasaanq ditolak. Harusnya bukan itu.

Kisahq seperti pohon, daun dan angin. Kau tau kan?
Dia adalah pohon, adek adalah daun dan tunanganq adalah angin.
POHON

Orang2 memanggilku “POHON” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali…
Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya… Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy.. Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja. AKU menyukainya..sangat menyukainya.. Gayanya yang innocent dan apa adanya.. kemandiriannya..kepandaiannya dan kekuatannya… Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena… AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku… AKU takut…jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang… AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya… AKU merasa dia adalah “sahabatku”… AKU akan memilikinya tiada batasnya…tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia…

Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini… Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun…

Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya…
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah…”lanjutkan saja” katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak..dan merah… AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis… but AKU tertawa…bercanda dengannya seharian di ruang itu… Di sudut ruang itu dia menangis…dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal… Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana….

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya…
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin… Tapi AKU masih tetap bersama pacarku… AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget… AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku… Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya… AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia… AKU juga sedih…

Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi… Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya… Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku… AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku… Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang… AKU tau pria itu…dia sering mengejarnya selama ini…Pria yang baik, penuh energi dan menarik…

AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya… Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya… Seperti ada batu yang sangat berat didadaku…AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya…

Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya…
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya… Handphoneku bergetar…ternyata ada SMS masuk…SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis…

SMS itu berbunyi,”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

DAUN

AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa bagi DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.

Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi “Sahabat” . Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya… AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya – CEMBURU… Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan… Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi…

AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya? Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih… Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa…

AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan… Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati…AKU tahu kesukaannya…kebiasaannya… Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui… Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ? Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya…memberinya perhatian…menemani…dan mencintainya… Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku… Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam…mengharapkan mengirimku SMS… AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku… Karena itu, AKU menunggunya… 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah…Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu… Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini…

Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku…setiap hari dia mengejarku tanpa lelah… Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku… AKU berpikir…apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ?!..

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon… Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku…

AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik… Akhirnya AKU meninggalkan Pohon…tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal… AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku…

“DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

ANGIN

AKU menyukai seorang gadis bernama Daun…
karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat…

Angin akan meniup Daun terbang jauh…
Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan kami… Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon… Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya… Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya… Memperhatikannya menjadi kebiasaanku…seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari saja tak kulihat dia…AKU merasa sangat kehilangan…

Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun… Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi… Esoknya…Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon… AKU melangkah dan tersenyum padanya…Kuambil secarik kertas..kutulis dan kuberikan padanya… Dia sangat kaget…

Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku… Esoknya…dia datang…menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu… Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. AKU melihat kearahnya…kuhampiri dengan kata2 itu… Sangat pelan…dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku…

AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU…tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku… Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya… Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan…tapi AKU tidak menyerah… Keputusanku bulat….AKU ingin memilikinya…dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku….

Aku bertanya,” apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas? Mengapa kau selalu membisu?” Dia berkata, “AKU menengadahkan kepalaku”…

“Ah?” Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar…
“Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak…

Kuletakkan telepon……melompat….berlari seribu langkah…ke rumahnya… Dia membuka pintu bagiku…Ku peluk erat-erat tubuhnya…

“DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”




October

Cincin pertunanganq sudah tersemat di jari manis tangan kananq. Pertunangan dengan orang tak dikenal (yach, adek adalah korban siti nurbaya modern, semoga berakhir dengan baik).

Semua acara kantor mengirikan kita berdua sebagai perwakilan. Acara ini mengharuskanq tuk berinteraksi dengannya lebih dekat waloupun yang disharekan hanya lah urusan kantor.

Dia mendekatiq, menawarkanq tuk mengantarkanq pulang. Adekpun tak kuasa menolaknya.
“semoga aku yang salah, atau karena hubunganku dengan pacarku yang sedang kritis” kalimat yang tak pernah q pahami maknanya.
“maksudnya?” q tanyakan apa maksud dari kata itu, tp hanya diam dan tatapan mata yang penuh arti ku dapat, tapi apa makna dari tatapan itu? Aku tak pernah tau.


Kampusku…. 20.30 WIB

“cincinmu bagusya” dipegang tanganq dengan arat.
“Tangan ini yang kan menyiapkan segala keperluan Fatih, tangan ini yang kan mencucikan baju fatih”

Och…. Kau tau pa maksudnya?
Q beranikan diri tuk bilang. “berarti selama ni perasaanq tersambut? Berarti slama ni kau menyukaiq? Kenapa ga pernah bilang!” senyum bahagiaq mengembang.
Buru-buru dia tepiskan pendapatq “ bukan, anggaplah ini adalah perasaanq yang sedang mencari pelampiasan dari croudid nya hubunganq dengan pacarq”
a…ha… mang q sebego itu ga bisa membaca arah, wlopun km sering bilang q lemod si untuk beberapa hal.
Senyum kemenangan menghampiriq berkali-kali, akhirnya km ngerasaain juga patah hati yang ku rasakan karna mu. Hihihihi… devilq beraksi.
bego banget si lu, kenpa baru nyadar sekarang kl slama ni lu jg punya parasaan yang sama, enak to rasanya tau kalo kita jantuh cinta tapi seketika itu langsung patah hati….
Dasar…. Kupruuuuuuuuuuuuuuttttt…. Kuprut banget, mentari yang kuprut.
N sekarang lu minta q tu ngelepasin ikatan tunanganq, walopun tu tak sampai hati terlontar dari mulutmu (q tau dari sikapmu). Syadar donk, q yang bego atau lu yang lupa diri. Dulu saat q buang semua gengsiq tuk ungkapkan perasaanq tapi lu tolak mentah2 sampai q nangis bersimbah darah (lebay : MODe on ) hanya karna alas an persahabatan padahal lu da punya cewek yang lu rahasiain dari q walopun lu dan mengganggapq sahabat baik lu.

Sekarang, apa lagi yang kau minta?
Tp senyum tu lansung sirnah begitu saja, karna q tau bahwa waktu tak kan pernah kembali lagi.


23 November

Prosesi pernikahanq barlangsung. Semua orang tertawa bahagia. Tapi justru q rasakan sepi di tengah keramaian tamu dan jamuan.

Sejak saat itu, segala bentuk komunikasi dengannya terhenti, q tau dia masih sangat kecewa.

Adek hanya berusaha tuk menjadi rekan seperti biasa, seolah tak paenah ada masalah. Walopun kadang sering kali tak terkontrol.
Dengan berbagai macam usaha, akhirnya qta bisa memahami diri qita masing-masing. Being bestfriend adalah pilihan yang tepat.


Terakhir
22 maret

5 hari yang lalu adek denger kabar darinya tentang pernikahannya… padahal setelahsekian lama adek da mulai bisa beradaptasi dengan keadaan. Menerima suamiq apa adanya.. dan berusaha mengubur kenangan bersamanya sedikit semi sedikit..
Tp 18 maret dia ungkapkan kalo mo nikah tanggal 21 Maret 2011.. yach tu mang uda jadi pilihannya selama 1 tahun terakhir selama q mengenalnya.
Tp entah kenapa hatiq terkoyak kembali saat dia mengatakan “ada yang masih mengganjal dalam hatinya selama beberapa hari sebelum acara pernikahannya.. yach… wlopun dia g mengatakan adek tau dari sorot matanya…. Perasaan tu masih belum hilang.
Astaghfirullahala’dim… knapa benteng hatiq yang adek bangun slama ni mulai luluh bagaikan pasir yg terhempas ombak pantai.

Ya Allah maafkan aku…
Suamiq yang ga pernah tau tentang hal ini jadi korban kekesalanq..
Kenapa… kenapa… ini terjadi padaq. Pa yang harus q lakukan?
Inginya bisa berdamai dengan keadaan. Setiap usaha tlah q lakukan., dengan cara bersikap datar seperti layaknya teman biasa wlopun adek rasakan begitu menyakitkan.

5 hari adek rasakan sakit kepala bagian belakang. N adek tak pernah tau penyebabnya. Di5 hari tu airmataq tak pernah kering mengalir… mengapa?
Mengapa adek bersedia menangis untuknya?
Apa sebenarnya yang adek tangisi? Kehilangan perhatiannyakah?
Kehilangan cintanyakah? Ato untuk apa?

Sehari sebelum hari pernikahannya, adek meninggalkan dia sendiri dalam kelam di sebuah taman kampus salah satu PTN,
“disini q mengenalmu. Disini q mulai memahamimu, disini pula q sadar bahwa q mempunyai perasaan yang berbeda untuk mu, namun disini juga q harus ikhlas merelakan dirimu menjalani lakon hidupmu…”
“Jangan pernah nengok ke belakang. Karma yang ada hanyalah kelam tak berbatas.”

Kata maaf tak pernah hentinya keluar dari mulutnya. ”maaf… maafin semua salahq”

Trus.. apa lagi yang bisa q katakan?
Sudah…. Sudah selesai… adek ga mau terpuruk dalam lamunan panjang hanya karna masalah hati yang tak perna berlogika…

Walopun, jujur adek katakan. Adek bersyukur mengenalnya. Dia memberikan warna baru dalam hidup adek. Darinya adek mengenal banyak hal yang mungkin slama ni blum perna terlintas dalam bayangan.

Tp jika berakhir seperti ni dan Allah memberi kesempatan tuk flashback? Adek akan tuk memilih tidak mengenalnya sama sekali.

Biarlah perasaan tu bersemayam dalam kenangan, takkan pernah adek bolehkan siapapun yang berusaha membuka segel yang tlah q patri dengan air mata hampa.

21 maret 2011 pukul 13.20 WIB kemarin adek dengar cerita beberapa teman yang menceritakan tentang prosesi pernikahannya… “akadnya berlangsung dengan hikmat n tanpa grogi dan sangat lancar mengucapkan ikrar nikah, beruntung ya dia mendapatkan istri cantik dari keluarga yang religi!”

SUBHANALLAH… Apa yang q dengar sungguh mengejutkanq.. ternyata slama ni adek salah besar. Membiarkan perasaanq tumbuh tak terkendali dan rela mengeluarkan air mata untuknya yang ternyata… apa yang q lakukan adalah usaha untuk menutup kebahagiaannya dengan calon istrinya. Begitu berdosanya adek yang tak pernah berfikir sebelum bertindak. Hanya mengikuti arah semu yang tak pernah ada.

Dari situ q tau bahwa PERASAANYA PADAQ SELAMA INI TAK SEBESAR YANG DIKATAKAN PADAQ DAN DIA APRESIASIKAN PADAQ DAN TAK SEBESAR PERASAANQ PADANYA. So, ikatan semu tu memang tak perna ada darinya.

Trus untuk apa q mengangisinya slama ni? Untuk sesuatu yang sia-sia.. untuk orang yang tak pernah mencintaiq, untuk orang yang hanya memanfaatkan keberadaanq?

Sekarang waktunya q bangkit, waktuq untuk memperbaiki keluargaq… suamiq.. maafkan q…. kini tak kan ada lagi yang bisa merusak n menghancurkan keluargaq wlopun musuhq adalah emosi perasaanq sendiri.

Pikiranq, emosiq, kesadaranq, logikaq berlari bersama serasa menunjukkan kemanangan sejati atas kebangkitanq.

Saat tu lah rasa sakit kepala yang adek derita selama 5 hari hilang dalam sekejap.

iNilah akhir kisah cinta semuq yang sanggup mengubah jalan hidupq.
Mungkin cerita ini hanyalah satu diantara ribuan orang yang mengalami kisah yang sama.

Adek berbagi dengan temen-temen karna adek ga mau orang-orang yang ada di dekat adek atau orang lain mengalami hal yang sama seperti adek. Sakit dan mengecewakan. Setidaknya apapun yang kan qta lakukan seyogyanya dipikirkan terlebih dahulu manfaat dan kerugiannya secara langsung maupun tidak langsung dan dalam jangka pendek maupun panjang.
Ikutilah kata hatimu tapi jangan pernah mengabaikan logika.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

resep ikan keting bumbu kuning ala pemula

Tugas Koneksi Antar Materi Modul 1.4

Tugas Koneksi Antar Materi Modul 3.1. Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai - Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin _Uswatun Nazilah_CGP Angkatan 11